Senin, 03 Mei 2010

TIDAK BOLEH BERPRASANGKA BURUK TERHADAP ORANG LAIN

Seorang wanita sedang menunggu di bandara suatu malam. Masih ada beberapa jam sebelum jadwal terbangnya tiba.

Untuk membuang waktu, ia membeli buku dan sekantong kue di toko bandara, lalu menemukan tempat untuk duduk. Sambil duduk wanita itu membaca buku yang baru saja dibelinya.

Dalam keasyikannya, ia melihat lelaki disebelahnya dengan begitu berani mengambil satu atau dua dari kue yang berada diantara mereka. Wanita tersebut mencoba mengabaikan agar tidak terjadi keributan.

Ia membaca, mengunyah kue dan melihat jam. Sementara si Pencuri Kue yang pemberani itu terus mengambil kuenya. Ia semakin kesal sementara menit-menit berlalu.

Wanita itupun berkata dalam hati :
"KALAU AKU BUKAN ORANG BAIK SUDAH KUTONJOK DIA!!!!!!!!............".

Setiap ia mengambil satu kue, Si lelaki juga mengambil satu.
Ketika hanya satu kue tersisa, ia bertanya-tanya apa yang akan dilakukan lelaki itu....

Dengan senyum tawa di wajahnya, Si lelaki mengambil kue terakhir dan membaginya dua. Si lelaki menawarkan separo darinya sementara ia makan yang separonya lagi.

Si wanita pun dengan cepat merebut kue itu dan berkata dalam hati :
“YA AMPUN ORANG INI BERANI SEKALI!!!!....., DASAR ORANG TAK TAHU DIRI BUKANNYA BERTERIMA KASIH!!!.....".

Belum pernah rasanya ia begitu kesal. Ia menghela napas lega saat penerbangannya diumumkan.

Ia mengumpulkan barang miliknya untuk menuju ke pesawat dengan menolak untuk menoleh pada si "Pencuri yang tak tahu diri itu".

Ia naik pesawat dan duduk di kursinya, lalu mencari bukunya, yang ia masukkan ke dalam tas.

Saat merogoh tasnya, ia kaget sambil menahan nafas dengan jantung hampir copot. ia melihat di depan matanya !!!.....

"Kok ini..... Jadi... jadi...." setengah tidak percaya dan terbata-bata ia mengatakannya.
bahwasannya saat ia merogoh tasnya ia menemukan kuenya yang masih terbungkus dengan rapih.

dan kue tadi yang ia makan adalah kue lelaki yang dengan senang dan tulus hati untuk berbagi padanya....

dengan bersandar sedih ia berkata bahwa sesungguhnya dialah yang kasar, dia yang tak tahu diri dan dialah yang tak tahu berterima kasih....


Hikmahnya :

Dalam hidup ini kisah pencuri kue seperti tadi sering terjadi.
Kita sering berprasangka dan melihat orang lain dengan kacamata kita sendiri, serta tak jarang kita berprasangka buruk terhadapnya.
Kita selalu berkata....

Orang lainlah yang selalu salah....
Orang lainlah yang patut disingkirkan....
Orang lainlah yang tak tahu diri....
Orang lainlah yang berdosa....
Orang lainlah yang selalu bikin masalah....
Orang lainlah yang pantas diberi pelajaran....

Padahal...
Kita sendiri yang mencuri kue tadi...
Kita sendiri yang tidak tahu diri...
dan kita sendirilah yang tidak tahu berterima kasih....